Social Icons

a

Pages

Kamis, 19 Desember 2013

Tradisi Nguras Gentong

Pada postingan saya yang pertama kali, saya mau bercerita tentang tradisi yang sampai sekarang masih dilakukan oleh warga imogiri dan menarik untuk dibahas kali ini. Tradisi tersebut biasa dikenal Ritual Nguras Enceh atau biasa di kenal ritual nguras gentong,ritual ini dilakukan di Puralaya kompleks makam raja-raja Mataram, Pajimatan, Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Ritual ini merupakan tradisi ritual tahunan tepatnya setiap hari Jumat Kliwon pada Bulan Suro dalam penanggalan Jawa. Menurut informasi yang saya dapat, ritual ini diawali dengan menguras, membersihkan, dan mengisi kembali air ke dalam empat gentong tua yang berada di depan pintu Kompleks Makam Raja-Raja Mataram, Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Empat gentong tua mempunyai nama-nama tersendiri yaitu Kyai Danumaya (Kerajaan Palembang), Kyai Danumurti (Kerajaan Aceh), Kyai Mendung (Kerajaan Ngerum, Turki), dan Nyai Siyem (Kerajaan Siam, Thailand). Ada dua keraton yang ikut serta dalam ritual ini, yaitu Keraton Yogyakarta dan Keraton Surakarta, diwakilkan oleh para abdi dalem dari masing-masing keraton.
Saat ritual ini berlangsung, banyak orang yang berdatangan dengan berbagai tujuan, diantaranya ada yang ingin meminta air gentong yang digunakan untuk mendapatkan berkah, ada yang hanya menonton prosesi ritual, dan lain-lain. Prosesi ritual diawali dengan membaca doa-doa terlebih dahulu, setelah itu baru ritual nguras enceh dilakukan, dua gentong pertama (Kyai Mendung dan Nyai Siyem) dilakukan oleh Keraton Surakarta, setelah itu dua gentong berikutnya (Kyai Danumaya dan Kyai Danumurti) dilakukan oleh Keraton Yogyakarta.
Berikut ini beberapa gambaran prosesi berlangsungnya tradisi nguras gentong :
Sejumlah abdi dalem membawa sesajen untuk acara kenduri dan pembacaan doa bersama dalam ritual air sisa kurasan enceh (nguras gentong). Untuk sampai ketempat tujuan harus naik tangga kurang lebih 440 anak tangga.

Ini gambar acara nguras gentong.

 


Ini gambar para warga saat berebut untuk mendapatkan air dari nguras gentong 




nguras gentong





Menurut keyakinan warga sekitar, banyak yang meyakini bahwa air sisa nguras gentong akan membawa berkah, Wallahu a’lam bish-shawabi. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar